PPN Bantu Petani Jagung di Kecamatan Pollung Humbang Hasundutan


PPN Bantu Petani Jagung di Kecamatan Pollung Humbang Hasundutan

Doloksanggul (Protokol)

                Mendukung program Pemkab Humbang Hasundutan, anak rantau yang tergabung dalam PPN (Peduli Parsingguran Nauli) memberikan motivasi sekaligus menyerahkan bantuan kepada petani jagung di Desa Parsingguran I dan Parsingguran II Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan, Jumat (16/3).

 Acara tatap muka yang penuh dengan rasa kekeluargaan, antara petani dan anak rantau itu juga dihadiri Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE, pihak Perbankan, Kepala BPN Humbahas Jusen Faber Damanik dan PT Bisi Internasional Tbk.

Ketua PPN Janwar Lumbangaol  mengatakan pertemuan anak rantau dan para petani di dua (2) desa di Kecamatan Pollung untuk menyatukan persepsi dalam bercocok tanam khususnya jagung. Sebelum pertemuan dan makan bersama, anak rantau telah mengunjungi para petani jagung yang tergabung dalam kelompok tani. Kunjungan ke lapangan untuk memberikan semangat kepada petani. Selama ini petani, semua dikerjakan dan ditanami tapi hasil tak maksimal. Tanpa mengesampingkan tanaman lain yang selama ini dikerjakan di ladang. Janwar Lumbangaol yang pernah duduk di DPRD Humbahas mengajak petani agar fokus dulu menanam jagung sebagai program pemerintah. Pemkab Humbahas sudah menyiapkan alat-alat mesin pertanian, ini suatu dukungan pemerintah terhadap petani. Mendukung dan membantu petani, PPN langsung memberikan bantuan pertama berupa pupuk urea 4,4 ton dan kompos 2,2 ton.  Bantuan Itu diserahkan kepada petani jagung yang tergabung dalam 22 kelompok tani di dua desa tersebut.

Seorang petani tinggal di Baktiraja tapi berladang di Pollung bernama Ama Pollung Lumbangaol mengaku bahwa bercocok tanam jagung sangat enak dan menjanjikan. “Sekitar tahun 2004 lalu, dia sering melihat dan memperhatikan petani jagung dan menghasilkan uang tanpa mengeluarkan banyak biaya. Waktu itu saya berpikir, kenapa dia bisa, saya harus bisa. Sejak dari itu sampai sekarang saya terus bertanaman jagung dan tidak pernah rugi, kalau tanaman lain, sering kali saya rugi. Maka saya ajak masyarakat Humbang Hasundutan agar serius bercocok tanam jagung” papar Ama Pollung Lumbangaol .

Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE mengucapkan terimakasih kepada anak rantau karena sudah ikut berperan dan membantu para petani di dua desa Kecamatan Pollung. Tanah Humbang Hasundutan cukup luas dan subur, ini harus dimanfaatkan para petani agar kedepan kehidupan masyarakat semakin meningkat dan sejahtera. Program penanaman jagung, Pemkab Humbahas sudah memikirkan mulai dari penanaman sampai penjualan. Jadi masyarakat tak perlu ragu-ragu menanam jagung. Sudah bekerjasama dengan perusahaan, bisa menampung seluruh hasil jagung dari Humbang Hasundutan. Walaupun demikian, kopi jangan ditinggalkan karena itu salah satu tanaman unggulan dari Humbang Hasundutan.  Mengenai tanaman kentang, cabe dan bawang merah, ini juga sudah program Pemkab Humbang Hasundutan. Menampung ketiga jenis hasil ladang ini, Pemkab Humbahas sudah menjejaki dengan perusahaan Indo Food. Saat ini Pemkab Humbahas sudah membangun kulkas raksasa di Desa Sigumpar Kecamatan Lintongnihuta. Ketika harga “jatuh”, hasil ladang bisa dititipkan di kulkas itu dan ketika harga sudah naik, baru dijual. Selama 6 bulan bisa disimpan di kulkas raksasa itu.

Sebagai bentuk dukungan dan semangat, anak rantau yang tergabung dalam PPN antara lain Janwar Lumbangaol, Pantur Banjarnahor, Panal Banjarnahor dan lainnya bersama Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahar SE, Plt Sekda Drs Augus Panuturi Marbun MSi melakukan penanaman jagung di lahan Kelompok Tani Satahi di Desa Parsingguran II Kecamatan Pollung. (REL/Rukmunal H Siregar/Protokol)